Maandag 11 Augustus 2014

KEANEKARAGAMAN HAYATI

 BERBAGAI TINGKAT KEANEKARAGAMAN HAYATI

      Sepeti yang kita ketahui keanakaragaman hayati memiliki tingkatan tingkatan mulai dari tingkat gen,spesies dan ekosistem. tingkatan ini diharapkan untuk mempermudah kita dalam mempelajari keanekaragaman yang di dunia. 

1. Keanekaragaman Gen
       Keanekaragaman gen menyebabkan variasi antar individu sejenis. Misalnya keanekaragaman pada tanaman padi ( IR, PB, rojolele, sedani dan Kapuas) dan manga (gadung, arum manis, golek dan manalagi).

2. Keanekaragaman Spesies
         Contohnya yaitu keanekaragaman antara kelapa, kurma dan sagu.Tumbuhan tersebut merupakan satu kelompok tumbuhan palem-paleman, namun masing-masing memiliki fisik yang berbeda dan hidup ditempat yang berbeda.Misalnya kelapa hidup dipantai, kurma hidup ditempat kering dan segu tumbuh di pegunungan (rawa gwmbut).

3. Keanekaragaman Ekosistem
        Di dalam ekosistem, komponen biotik harus dapat berinteraksi dengan komponen biotik lainnya dan juga dengan komponen abiotic agar dapat bertahan hidup.


KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA

1. Berdasarkan Karakteristik Wilayah
       Indonesia terletak diantara 6o LU-11oLS dan 95o-141oBT.Keadaan lingkungan abiotic yang bervariasi membuat Indonesia kaya akan hewan dan tumbuhan. Sejumlah spesies yang bersifat endemic yang hanya dimiliki Indonesia antara lain:
    a. Burung cendrawasih (papua)
    b. Burung maleo (sulawesi)
    c. Komodo (pulau komodo)
    d. Anoa (sulawesi)
    e. Rafflesia arnoldi (Sumatra dan penyebarannya di Bukit Barisan dari aceh-Lampung)

2. Berdasarkan Persebaran Organisme
           Menurut Alfred Russel Wallace, berdasarkan adanya persamaan fauna daerah-daerah tertentu di bumi, maka dapat dibedakan 6 daerah bigeografi dunia, yaitu:
    a. Nearktik : Amerika Utara
    b. Palerktik : Asia sebelah utara Himalaya, Eropa dan Afrika, Gurun Sahara sebelah utara.
    c. Neotropikal : Amerika Selatan bagian tengah
    d. Oriental : Asia, Himalaya bagian selatan
    e. Ethiopia : Afrika
     f. Australia : Australia dan pulau-pulau sekitarnya
              Sesuai dengan garis Wallace, persebaran fauna di Indonesia terbagi menjadiwilayah barat (oriental) dan timur (Australia).Sedangkan menurut garis Weber, diantara wilayah barat dan timur atau antara oriental dan Australia terdapat zona peralihan.
 a) Persebaran fauna di wilayah Indonesia Barat (Oriental)
    1) Gajah, tapir, badak berculah dua, harimau, siamang, dan orang utan (Sumatra)
    2) Badak berculah satu, harimau, banteng (Jawa)
    3) Badak berculah dua, macan tutul, orang utan, kera berhidung panjang dan beuang madu (Kalimantan)

 b) Persebaran Fauna di Wilayah Indonesia Timur (Australia)
            Terdiri dari fauna bertipe Australia antara lain burung dengan warna mencolok misalnya kasuari, nuri, parkit, cendrawasih dan merpati berjambul. Serta hewan berkantung misalnya wallaby dan kanguru pohon. Serta Anoa (sulawesi) dan komodo (pulau komodo).

  c) Zona peralihan antara Oriental dan Australia
          Daerah peralihan paling mencolok adalah daerah Sulawesi yakni terdapatnya apossum berbulu dari Australia.

  d) Flora Malesiana
            Bioma dapat diartikan sebagai komunitas yang terdapat pada suatu daerah yang dikenal berdasarkan fisiognomi.Factor utama yang menentukan pembagian bioma adalah ketinggian suatu tempat. Ada berbagai bioma di dunia, yaitu:
     • Gurun (padang pasir), terdapat di afrika, Amerika, Australia dan Cina.
     • Padang rumput, terbentang dari daerah tropis hingga sub tropis, misalnya di Amerika.
    • Hutan hujan tropis, terdapat di daerah tropis dan sub tropis, misalnya Amerika Selatan (Brasil), Asia (termasuk Indonesia) dan Afrika.
     • Hutan gugur (deciduous forest), khas di daerah beriklim sedang.
     • Sabana, terdapat dikedua sisi khatulistiwa, berkembang dengan lebih baik di Indonesia (irian, NTT dan NTB).

MANFAAT DAN NILAI KEANEKARAGAMAN HAYATI

  1. Kebutuhan Primer : sandang (ulat sutra, domba dan kapas), pangan (serealia atau biji-bijian, umbi-umbian, sayur, buah, daging dan susu), papan (meranti, jati, sangon, pohon sawo), udara bersih (tumbuhan hijau dan pepohonan)
  2. Kebutuhan Sekunder : transportasi (kuda, unta dan sapi), dan rekreasi (pepohonan, hutan, taman bunga, tanaman hias, burung berkicau, keindahan bawah laut).

PENGARUH KEGIATAN MANUSIA TERHADAP KEANEKARAGAMAN HAYATI

  1. Negative : lading berpindah, intensifikasi oertania, penemuan bibit tanaman baru yang unggul mengakibatkan terdesaknya bibit local, perburuan liar dan penangkapan ikan dengan cara tidak tepat, serta penebangan liar, pembukaan hhutan dan industralisasi.
  2. Positife :penghijauan dan reboisasi, pengendalian hama secara biologi, penebangan hutan dengan perencanaan yang baik, usaha pemulihan hewan dan tanaman dan usaha-usaha pelestarian alam.

USAHA PERLINDUNGAN ALAM 
    1. Perlindungan Alam Umum
   a. Perlindungan alam ketat, untuk penelitian dan kepentingan ilmiah. Misalnya Cagar Alam Gunung Tangkoso di Sulawesi Utara.
     b. Perlindungan alam terbimbing, perlindungan alam yang dibina oleh para ahli, misal Kebun Raya Bogor.
    c. Taman Nasional, dimanfaatkan untuk pendidikan, budaya, rekreasi alam tanpa mengubah ekosisitem. Taman nasional yang ada di Indonesia antara lain: TN. Tanjung Putting (Kalimantan Tengah), TN. Drumoga Bone (Sulut), TN. Lore Lindu (Sulawesi Tengah), TN. Kutai (Kalimantan Timur), TN. Meru Betri (Jawa Timur), TN. Baluran (Jawa Timur), TN. Gunung Gede Pangrango (Jawa Barat).

   2. Perlindungan Alam dengan Tujuan Tertentu
      a. Perlindungan geologi, bertujuan untuk melindungi formasi geologi, misalnya batuan tertentu.
    b. Perlindungan alam botani, bertujuan melindungi komunitas tumbuhan tertentu, misalnya kebun raya bogor.
      c. Perlindungan alam zoology, bertujuan melindungi hewan langka serta pengembangbiakannya.
      d. Perlindungan alam antropologi, bertujuan melindungi suku bangsa yang terisolir, misalnya suku baduy.
      e. Perlindungan pemandangan alam, bertujuan menjaga keindahan alam.
      f. Perlindungan monument alam, bertujuan melindungi benda-benda alam tertentu.
    g. Perlindungan alam suaka margasatwa, bertujuan melindungi hewan yang terancam punah, msalnya harimau Sumatra, badak dan gajah.
      h. Perlindungan hutan, bertujuan melindungi tanah dan air serta perubahan iklim.
      i. Perlindungan ikan, bertujuan melindungi ikan yang terancam punah.

semoga bermanfaat....










Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking

TUMBUHAN LUMUT (BRYOPHYTA)

Lumut (Bryophytes) berasal dari bahasa yunani bryon yang berarti “tumbuhan lumut”. Merupakan peralihan antara thallophyta dan cormophyta.  ...